Manfaat Green Tea Untuk Kesehatan - Grace Patisserie Cianjur

image

Segala jenis teh berasal dari tanaman camellia sinensis. Julukan green tea berasal dari warna hijau zamrud daun teh yang belum diolah dan difermentasi. Menilik kembali asal-usulnya, sejak 5.000 tahun lalu green tea atau teh hijau banyak dikonsumsi oleh masyarakat Timur Jauh, di mana khasiat teh hijau dipercaya membawa banyak manfaat baik bagi kesehatan.

Green tea adalah minuman paling sehat yang kaya akan antioksidan dan nutrisi. Manfaat unggulan green tea di antaranya dapat meningkatkan fungsi otak, menghilangkan lemak, mencegah resiko kanker dan masih banyak lagi.

Selain itu, masih ada banyak manfaat green tea untuk kesehatan. Berikut 8 manfaat green tea bagi kesehatan berdasarkan hasil studi dan penelitian.

1. Manfaat Green Tea Untuk Mencegah Kanker

green tea

Manfaat green tea pertama untuk mencegah kanker. Menurut National Cancer Institute, polifenol dalam teh telah terbukti dapat mengurangi pertumbuhan tumor dalam penelitian laboratorium dan dapat melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radiasi ultraviolet UVB.

Negara dengan tingkat konsumsi green tea yang tinggi cenderung memiliki tingkat persentase kanker yang rendah. Namun belum bisa dipastikan apakah green tea yang mencegah kanker terjadi pada populasi tertentu atau kah faktor gaya hidup lainnya.

Beberapa penelitian juga menunjukkan dampak positifgreen tea pada jenis kanker berikut:

  • payudara
  • kandung kemih
  • ovarium
  • kolorektal (usus)
  • kerongkongan (tenggorokan)
  • paru-paru
  • prostat
  • kulit
  • perut

Para peneliti percaya bahwa tingkat polifenol dalam teh yang tinggi membantu membunuh sel kanker dan menghentikan pertumbuhannya. Namun, mekanisme pasti bagaimana teh berinteraksi dengan sel kanker belum diketahui. Jumlah konsumsi teh yang dibutuhkan untuk efek pencegahan kanker juga sangat bervariasi dalam penelitian, mulai 2-10 gelas per hari.

2. Untuk Kesehatan Jantung

Manfaat green teakedua untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association mengaitkan konsumsi green teadengan penurunan angka kematian yang dipicu oleh berbagai sebab. Penelitian ini menguji lebih dari 40.000 peserta warga Jepang antara usia 40-79 dan dilakukan selama 11 tahun.

Para peserta yang minum setidaknya 5 cangkirgreen tea per hari memiliki risiko kematian yang lebih rendah (terutama dari penyakit kardiovaskular) dibandingkan mereka yang minum kurang dari satu cangkir teh per hari.

3. Untuk Menurunkan Kolesterol

green tea

2020 Merdeka.com

Manfaat green teaketiga untuk menurunkan kolesterol. Sebuah analisis dari studi yang diterbitkan pada tahun 2011 mengemukakan bahwa mengonsumsi green teadapat mengurangi tingkat kolesterol.

Green tea dapat dikonsumsi sebagai minuman atau dalam bentuk kapsul.Green teasecara cukup signifikan diketahui dapat mereduksi jumlah total LDL atau yang dikenal dengan “kolesterol buruk”.

4. Untuk Mengurangi Risiko Stroke

Manfaat green teakeempat untuk mengurangi risiko penyakit stroke. Minumgreen tea atau kopi secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko stroke, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Stroke: Journal of the American Heart Association.

Penulis utama studi ini, Dr. Yoshihiro Kokubo, Ph.D., mengatakan, penelitian ini adalah studi skala besar pertama yang meneliti efek gabungan darigreen tea dan kopi pada risiko stroke. Perubahan gaya hidup yang kecil namun positif dari mengonsumsi green tea dan kopi setiap hari dapat membantu menurunkan risiko stroke pada diri Anda.”

5. Untuk Penyakit Diabetes Tipe 2

green tea

Manfaa tgreen teakelima untuk penyakit diabetes tipe 2. Mengutip dari healthline.com, penyakit diabetes tipe 2 belakangan ini telah menjadi epidemi di masyarakat. Diperkirakan 400 juta orang di dunia mengidap penyakit diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 2 meningkatkan kadar gula darah dalam konteks resistensi insulin atau ketidakmampuan untuk memproduksi insulin. Namun, studi menunjukkan bahwagreen tea dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi kadar gula darah.

Menurut review dari 7 studi dengan total 286.701 individu partisipan, orang yang rajin mengonsumsigreen tea memiliki risiko 18% lebih rendah terkena penyakit diabetes.

6. Untuk Menurunkan Berat Badan

Manfaatgreen teakeenam untuk membantu menurunkan berat badan.Green teaadalah minuman favorit dari orang-orang yang sedang diet. Kenyataannya bahwagreen teadapat meningkatkan laju metabolisme dalam jangka pendek, sehingga dapat membantu dalam proses penurunan berat badan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwagreen teadapat menyebabkan penurunan lemak tubuh, terutama di daerah perut. Salah satu penelitian ini adalah uji coba terkontrol yang dilakukan secara acak selama 12 minggu pada 240 pria dan wanita. Dalam studi ini, kelompok yang mengonsumsigreen tea mengalami penurunan yang signifikan dalam persentase lemak tubuh, berat badan, lingkar pinggang dan lemak perut.

7. Manfaat Green Tea Untuk Menyembuhkan Radang Kulit

hijau

Manfaatgreen teayang ketujuh untuk menyembuhkan peradangan pada kulit.Green teadipercaya sebagai pengobatan baru untuk gangguan kulit seperti psoriasis dan ketombe. Para peneliti mempelajarinya dengan hewan sebagai kelinci percobaan.

Green tea digunakan untuk penyakit kulit radang, yang sering ditandai dengan bercak-bercak kulit kering, merah, bersisik yang disebabkan oleh peradangan dan kelebihan produksi sel kulit. Hasil studi menunjukkan pengobatan dengangreen tea memperlambat pertumbuhan sel kulit dan keberadaan gen yang mengatur siklus hidup sel.

8. Manfaat Green Tea Untuk Menurunkan Risiko Alzheimer dan Parkinson

green tea

Manfaatgreen teayang kedelapan untuk membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan Parkinson. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychopharmacology menunjukkan bahwagreen tea dapat meningkatkan fungsi kognitif otak, terutama yang berkaitan dengan memori atau daya ingat.

Green teatidak hanya dapat meningkatkan fungsi otak dalam jangka pendek, tetapi juga dapat melindungi kinerja otak di usia tua. Penyakit Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang paling umum diderita dan menjadi penyebab utama demensia. Sementara, penyakit Parkinson adalah penyakit neurodegeneratif kedua yang paling umum dan melibatkan kematian neuron penghasil dopamin di otak.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa senyawa katekin dalam green teamemiliki berbagai efek perlindungan pada neuron dalam tabung reaksi dan berpotensi menurunkan risiko Alzheimer dan Parkinson.

Baca juga : Perbedaan Butter dan Margarin

Sumber Artikel : MERDEKA.COM

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Chat Whatsapp Kami